Slide Sederhana | PHP – Jquery

jquery-logoSudah lama saya coba buat Slide menggunakan PHP dan Jquery saat itu lagi iseng2 nah cuma mungkin akan saya share kembali mungkin ada yang ingin coba-coba atau mengembangkan atau baru belajar.

Demo : Slide Sederhana PHP + Jquery

Download Source : Download Source Langsung

Semoga Demo dan Source diatas bisa bermanfaat untuk Belajar. semangat selalu.. ūüôā

Maaf tidak bisa menjelaskan detailnya. harapan saat membuat dan mempelajari diatas sudah paham PHP dan Jquery ya. hehe

Jika ada pertanyaan silahkan, atau gabung di Grup Belajar Website agar lebih ramai. hehe..

Thanks

Iklan

Style pada HTML

CSS diperkenalkan bersama-sama dengan HTML 4, untuk menyediakan cara yang lebih baik untuk elemen style pada HTML.

Tutorial kali ini akan digunakan attribute HTML style tanpa menggunakan CSS.

A. Style pada HTML mengenai  pewarnaan Background

Langkah :

  1. Tulislah script dibawah ini pada dreamwaver atau notepad  :

<html>

<head><title>Background-color</title></head>

<body style=”background-color:red;”>

<h2 style=”background-color:green;”>This is a heading</h2>

<p style=”background-color:yellow;”>This is a paragraph.</p>

</body>

</html>
[/sourcecode]

2.  Lalu save dengan nama background.html

3.  Lalu buka file dengan browser yang anda miliki.

Hasilnya akan seperti gambar dibawah ini :

satu

B.  Style pada HTML mengenai Font, Warna dan Ukuran

Langkah :

1. Tulislah script dibawah ini pada dreamwaver atau notepad  :


&lt;html&gt;

&lt;head&gt;&lt;title&gt;Font,Color and Size&lt;/title&gt;&lt;/head&gt;

&lt;body&gt;

&lt;h1 style="font-family:verdana;"&gt;Ini adalah Heading&lt;/h1&gt;

&lt;p style="font-family:arial;color:blue;font-size:20px;"&gt;Ini adalah paragraf.&lt;/p&gt;

&lt;/body&gt;

&lt;/html&gt;

2.  Lalu save dengan nama fontwarnadanukuran.html

3.  Lalu buka file dengan browser yang anda miliki.

Hasilnya akan seperti gambar dibawah ini :

duaa

C.  Style HTML mengenai aligned

Langkah :
1. Tulislah script dibawah ini pada dreamwaver atau notepad  :

<ol>
	<li>Tulislah script dibawah ini pada dreamwaver atau notepad  :</li>
</ol>
&lt;html&gt;

&lt;head&gt;&lt;title&gt;Aligned&lt;/title&gt;&lt;/head&gt;

&lt;body&gt;

&lt;h1 style="text-align:center;"&gt;heading dengan align center&lt;/h1&gt;

&lt;p&gt;This is a paragraph.&lt;/p&gt;

&lt;/body&gt;&lt;/html&gt;

2.  Lalu save dengan nama aligned.html

3.  Lalu buka file dengan browser yang anda miliki.

Hasilnya akan seperti gambar dibawah ini :

tigaa

Membuat Menu pada HTML

2.1. CSS box Model
1. CSS Border
a) border-width (tebal border)
b) border-style (style border)
c) border-color (warna)
2. CSS Margin
3. CSS Padding

menu1

Gambar 1. CSS Box Model

2.2. CSS Advanced
1. CSS Display (block dan Inline)
2. CSS Floating (penempatan elemen)

menu2

Gambar 2. Menu dengan Display Blok dan Inline

menu3

Gambar 3. Layout Tampilan

menu4

Gambar 4. Contoh menu dengan display : block

Sumber : http://w3schools.com/

Mengganti Warna Teks di HTML

Fungsi CSS adalah untuk  mendefenisikan style untuk suatu teks dengan jenis huruf, ukuran, warna tertentu. Cara mengaplikasikannya, antara lain :

1. Mengetikkan langsung dalam tag HTML sebagai atribut

1 nih

Gambar 1.1. CSS bila diketik langsung dalam file HTML

2. Menggunakan tag style dalam tag head

dua

Gambar 1.2. Penggunaan style CSS dalam tag head

 3. Menyimpan informasi style ke dalam sebuah file dengan ekstensi/ type file css Memanggil file cssdalam html dengan tag link yang diletakkan dalam tag head.

tiga

Gambar 1.3. Penggunaan style CSS dalam tag link dalam tag head

2.1.   ID Selector dan Class

ID selector diawali tanda # ( octothorpe)

CLASS diawali dengan tanda titik ( . )

empat

lims

Gambar 1.4. Penggunaan style CSS dalam tag link dalam tag head

Cascading Style Sheets (CSS)

css

merupakan aturan untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam

Pengertian CSS menurut saya sendiri seperti bahasa yang kita gunakan untuk berbicara kepada komputer mengenai perintah – perintah untuk mengatur tampilan, gaya atau style dari suatu website sehingga dengan kita menggunakan css kita bisa mempersingkat pembuatan dan penulisan kode dibandingkan kita mengatur style web menggunakan format yang ada di html.

Contohnya begini, ketika kita ingin membuat sebuah style untuk sebuah judul artikel kita bisa menggunakan tag Font yang ada di HTML

<font size='7' color='#CCCCCC' >

<b>Format Judul menggunakan tag Font</b>

</font>

sepertinya tidak ada masalah dengan kode diatas, tapi masalah mulai muncul ketika kita menulis banyak artikel dan kita harus memformat banyak judul. kita harus mengetikan berulang – ulang format html diatas.

CSS datang disini memberikan solusi, kita bisa mempermudahnya.. seperti apa si, gimana sih.. penasaran.. nah sebelum kita lanjut lebih jauh. kita bahas dulu apa itu css dan seterusnya.. yah kita coba pahami, kita kenali agar kita lebih sayang.. ūüėÄ

Cascading Style Sheet (CSS) merupakan aturan untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam. CSS bukan merupakan bahasa pemograman.

Sama halnya styles dalam aplikasi pengolahan kata seperti Microsoft Word yang dapat mengatur beberapa style, misalnya heading, subbab, bodytext, footer, images, dan style lainnya untuk dapat digunakan bersama-sama dalam beberapa berkas (file). Pada umumnya CSS dipakai untuk memformat tampilan halaman web yang dibuat dengan bahasa HTML dan XHTML

CSS dapat mengendalikan ukuran gambar, warna bagian tubuh pada teks, warna tabel, ukuran border, warna border, warna hyperlink, warna mouse over, spasi antar paragraf, spasi antar teks, margin kiri, kanan, atas, bawah, dan parameter lainnya. CSS adalah bahasa style sheet yang digunakan untuk mengatur tampilan dokumen. Dengan adanya CSS memungkinkan kita untuk menampilkan halaman yang sama dengan format yang berbeda

Sejarah CSS

Nama CSS didapat dari fakta bahwa setiap deklarasi style yang berbeda dapat diletakkan secara berurutan, yang kemudian membentuk hubungan ayah-anak (parent-child) pada setiap style. CSS sendiri merupakan sebuah teknologi internet yang direkomendasikan oleh World Wide Web Consortium atau W3C pada tahun 1996. Setelah CSS distandarisasikan, Internet Explorer dan Netscape melepas browser terbaru mereka yang telah sesuai atau paling tidak hampir mendekati dengan standar CSS.

Versi dan Perkembangan CSS

Untuk saat ini terdapat tiga versi CSS, yaitu CSS1, CSS2, dan CSS3. CSS1 dikembangkan berpusat pada pemformatan dokumen HTML, CSS2 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan terhadap format dokumen agar bisa ditampilkan di printer, sedangkan CSS3 adalah versi terbaru dari CSS yang mampu melakukan banyak hal dalam desain website. CSS2 mendukung penentuan posisi konten, downloadable, huruf font, tampilan pada tabel /table layout dan media tipe untuk printer. Kehadiran versi CSS yang kedua diharapkan lebih baik dari versi pertama dan kedua.

CSS3 juga dapat melakukan animasi pada halaman website, diantaranya animasi warna hingga animasi 3D. Dengan CSS3 desainer lebih dimudahkan dalam hal kompatibilitas websitenya pada smartphone dengan dukungan fitur baru yakni media query. Selain itu, banyak fitur baru pada CSS3 seperti: multiple background, border-radius, drop-shadow, border-image, CSS Math, dan CSS Object Model

Penulisan

Saat masuk pada bagian CSS, sering dijumpai kode sebagai berikut:

h1 {
    color: #0789de;
   }

Bagian pertama sebelum tanda ‘{}’ dinamakan¬†selector, sedangkan yang diapit oleh ‘{}’ disebut¬†declaration¬†yang terdiri dari¬†dua¬†unsur, yaitu¬†property¬†dan¬†value.¬†Selector¬†dalam pernyataan di atas adalah h1, sedangkan¬†color¬†adalah¬†property, dan #0789de adalah¬†value.

Ada beberapa Cara dalam penulisan CSS :

– Inline Style Sheet

CSS didefinisikan langsung pada tag HTML yang bersangkutan. Cara penulisannya cukup dengan menambahkan atribut¬†style=”…”¬†dalam tag HTML tersebut.¬†¬†Style hanya akan berlaku pada tag yang bersangkutan, dan tidak akan memengaruhi tag HTML yang lain.¬†

Contoh penulisan CSS dengan metode Inline Style Sheet :

<html>
<head>
<title>Contoh Bentuk Inline </title>
</head>
<body bgcolor="#FFFFFF">
<p id="cth1">
Ini adalah contoh tag P tanpa diformat menggunakan CSS </p>

<p id="cth2" style="font-size:20pt">
Tag P ini diformat dengan besar font 20 point </p>

<p id="cth3" style="font-size:14pt; color:red">
Tag P ini diformat dengan besar font 14 point, dan menggunakan warna merah </p>
</body>
</html>

-Embedded Style Sheet

CSS didefinisikan terlebih dahulu dalam tag¬†<style> … </style>¬†di atas tag¬†<body>.¬†Pada pendefinisian ini disebutkan atribut-atribut CSS yang akan¬†digunakan untuk tag-tag HTML, yang selanjutnya dapat digunakan oleh tag HTML yang bersangkutan.

Contoh penggunaan CSS dengan metode Embedded Style Sheet :

<html>
<head>
<title>Contoh Bentuk Embedded</title>
</head>
<style>
body {background:#0000FF; color:#FFFF00; margin-left:0.5in}
h1 {font-size:18pt; color:#FF0000}
p {font-size:12pt; font-family:arial; text-indent:0.5in}
</style>

<body>
<h1 id="cth1">Judul ini berukuran 18 dengan warna merah!</h1>
<p id="cth2">Tag p ini di format dengan besar font 12 point dengan tipe font Arial dan mempunyai identasi 0.5 inch </p>
<p id="cth3">Yang perlu diperhatikan juga bahwa body disini telah diformat dengan margin kiri 0.5 inch dan warna background biru</p>
</body>
</html>

Sifat CSS

Ada dua sifat CSS yaitu internal dan eksternal. Jika internal yang dipilih, maka skrip itu dimasukkan secara langsung ke halaman website yang akan didesain. Kalau halaman web yang lain akan didesain dengan model yang sama, maka skrip CSS itu harus dimasukkan lagi ke dalam halaman web yang lain itu.

Sifat yang kedua adalah eksternal di mana skrip CSS dipisahkan dan diletakkan dalam berkas khusus. Nanti, cukup gunakan semacam tautan menuju berkas CSS itu jika halaman web yang didesain akan dibuat seperti model yang ada di skrip tersebut.

Fakta Menggunakan CSS

Fakta Menggunakan CSS diantaranya : 

  • Telah didukung oleh kebanyakan browser versi terbaru, tetapi tidak didukung oleh browser-browser lama.
  • Lebih fleksibel dalam penempatan posisi layout. Dalam layouting CSS, kita mengenal Z-Index untuk menempatkan objek dalam posisi yang sama.
  • Menjaga HTML dalam penggunaan¬†tag¬†yang minimal, hal ini berpengaruh terhadap ukuran berkas dan kecepatan pengunduhan.
  • Dapat menampilkan konten utama terlebih dahulu, sementara gambar dapat ditampilkan sesudahnya.
  • Penerjemahan CSS setiap browser berbeda, tata letak akan berubah jika dilihat di berbagai browser
  • CSS adalah layouting “Masa Depan” dengan penggabungan bersama¬†XHTML.

Banyak hal yang bermanfaat dan pastinya mempermudah kita dalam mendesign Website dengan CSS. kita akan bahas secara detail mengenai CSS.

Itu yang dapat saya sampaikan mengenai pengertian CSS. semoga dapat bermanfaat. happy Coding.. ūüėÄ

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Cascading_Style_Sheets