Slide Sederhana | PHP – Jquery

jquery-logoSudah lama saya coba buat Slide menggunakan PHP dan Jquery saat itu lagi iseng2 nah cuma mungkin akan saya share kembali mungkin ada yang ingin coba-coba atau mengembangkan atau baru belajar.

Demo : Slide Sederhana PHP + Jquery

Download Source : Download Source Langsung

Semoga Demo dan Source diatas bisa bermanfaat untuk Belajar. semangat selalu.. ūüôā

Maaf tidak bisa menjelaskan detailnya. harapan saat membuat dan mempelajari diatas sudah paham PHP dan Jquery ya. hehe

Jika ada pertanyaan silahkan, atau gabung di Grup Belajar Website agar lebih ramai. hehe..

Thanks

Iklan

Tutorial CRUD dengan CodeIgniter

Tutorial mengenai Create, Read, Update dan Delete data pada database mysql serta menggunakan Framework Codeigniter PHP.

Active Record - Menambahkan data (insert)Mungkin kali ini saya tidak bisa menjelaskan secara detail script-script yang kita pakai. akan tetapi saya akan berikan link download untuk teman-teman pelajari. didalamnya terdapat backup dari database mysql yg dipakai serta jangan lupa membca User Guide yah. ūüôā

Mungkin sekilas tadi kurang lebih 1 jam saya sempatkan untuk membuat tampilan dafar pegawai, fiture tambah, ubah serta hapus data menggunakan Framework Codeigniter ini. silahkan nanti temen-temen buka file pegawai [controller], v_pegawai [pegawai] dan m_pegawai [model] untuk dipelajari scriptnya.

jangan lupa seting konfigurasi database disesuaikan di config/database.php setelah teman-teman restore database kepegawaian yg sudah saya sediakan juga contohnya.

Semoga bermanfaat.. Happy Coding ūüėÄ

Download codeigniter 2.1.3 РContoh CRUD Pegawai 

Pemahaman Dasar PHP

Tags PHP

phpKita bisa menuliskan script php di dalam sebuah dokument html ataupun di halaman php yang brediri sendiri. tapi kita harus menggunakan tags PHP agar script php yg kita buat dapat dikenali sebagai bahasa php dan di proses oleh web server. kita bisa menggunakan tag :

<?php    ?>

<?php  digunakan untuk membuka dan menadakan awal dari script php dan ?>   digunakan untuk menutupnya. selain itu banyak juga yang menggunakan short tag, jadi hanya menggunakan <? dan ?>. meskipun bisa, tidak dianjurkan menggunakan short tags karena di beberapa web server default itu short tag tidak aktif atau disable. ketika kita ingin menggunakan cara tersebut kita harus memastikan pengaturan short tags di file configrasi php.ini sudah kita aktifkan. karena jika belum bisa menyebabkan script tidak tereksekusi bahkan bisa menyebabkan error.

dan berikut yang saya dapat dari php manual, mungkin bisa jadi referensi juga :

1.  <?php echo 'if you want to serve XHTML or XML documents, do it like this'; ?>
2.  <script language="php">
echo 'some editors (like FrontPage) don\'t
like processing instructions';
</script>
3.  <? echo 'this is the simplest, an SGML processing instruction'; ?>
<?= expression ?> This is a shortcut for "<? echo expression ?>"
4.  <% echo 'You may optionally use ASP-style tags'; %>
<%= $variable; # This is a shortcut for "<% echo . . ." %>

selain itu dengan php kita juga membuat seperti ini :

 $expression=true;  //kita definisikan nilai ekspresinya
<?php if ($expression == true): ?>
  jika nilai = True maka Text ke 1 ini akan ditampilkan di browser.
<?php else: ?>
  jika nilai = false maka Text ke 2 ini akan ditampilkan di browser.
<?php endif; ?>

Komentar di PHP

Kita juga bisa menuliskan komentar di dalam script php, ada 2 cara yaitu :

1. mengunakan //.. ,  ini bekerja untuk 1 baris code

2. menggunakan /*  .. */  ini bisa kita untuk membuat komentar yang terdiri dari lebih dari 1 baris

<?php

  // komentar pertama
  // komentar kedua

 echo "contoh membuat komentar di php";

  /* komentar awal
  komentar di tengah
  komentar di akhir */

?>

Mungkin sebagai dasar, itu cukup bermanfaat agar bisa melanjutkan ke materi yang lebih dalam lagi. jika ada pertanyaan silahkan komentar atau hub saya langsung. semoga bisa saling membantu.
setalah ini mungkin akan saya ulas mengenai Variable di PHP.

[Looping] Perulangan For di PHP

Loops execute a block of code a specified number of times, or while a specified condition is true.

For pada PHP digunakan untuk mengulang suatu block perintah atau kode sebanyak nilai yg ditentukan dengan sarat perulangan akan selalu dilakukan selama kondisi bernilai benar.

Bentuk Penulisan sintaknya secara Umum :

for (init; condition; increment)
  {
  code to be executed;
  }

Parameters:

  • init: Mostly used to set a counter (but can be any code to be executed once at the beginning of the loop)
  • condition: Evaluated for each loop iteration. If it evaluates to TRUE, the loop continues. If it evaluates to FALSE, the loop ends.
  • increment: Mostly used to increment a counter (but can be any code to be executed at the end of the iteration)

hayo hayo… Programer ngga boleh malas dan ngga mau belajar bahasa inggris yo. karena belum ada bahasa pemrogrman terkenal memakai bahasa indonesia. perintah perintahnya itu hampir semua memakai bahasa inggris loh.

Saat belajar dulu saya senang dengan pelajaran ini. searakng setalh lama ngga nulis dan ada pertanyaan seputar itu saya jadi ingin membuat artikel sederhana dan pendek mengenai perulangan/looping di PHP menggunakan FOR.

<?php
 for($i=1;$i<5;$i++){
	echo $i.'<br />';
 }
?>

--------------------------<br>

<?php
 for($i=1;$i<5;$i++){
	for($j=1;$j<=$i;$j++){
	echo '#';
	}
	echo "<br>";
 }
?>

Diatas ada contoh script, semoga bermanfaat. silahkan dicoba dan dipelajari.

jika ada pertanyaan boleh, jika bisa pasti saya bantu,.. atau bergabung di Grup Belajar Website di Facebook. ūüėÄ

PHP (Hypertext Preprocessor)

Pengertian PHP –¬†Hypertext Preprocessor

php

PHP adalah bahasa pemrograman yang bisa disisipkan ke dalam script HTML dan berjalan di sisi server.

PHP adalah bahasa pemrograman yang bisa disisipkan ke dalam script HTML dan berjalan di sisi server, biasanya dipakai untuk membuat website agar lebih dinamis. Selain itu menggunakan bahasa PHP kita bisa terhubung dengan database dan banyak lagi kegunaanya.

Sejarah PHP

Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web.

Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi sumber terbuka, maka banyak programer yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.

Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.

Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP diubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing.

Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.

Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.

Program Hello World

Program Hello World yang ditulis menggunakan PHP adalah sebagai berikut:

<?php
echo ‚ÄúHello World‚ÄĚ;
?>

Program bilangan Fibonacci

Berikut ini adalah contoh program yang relatif lebih kompleks yang ditulis dengan menggunakan PHP. Contoh program ini adalah program untuk menampilkan 20 bilangan pertama dari deret bilangan Fibonacci.

    <?php
    function fibonacci_seq( $panjang ) {
    for( $l = array(0,1), $i = 2, $x = 0; $i < $panjang; $i++ )
    $l[] = $l[$x++] + $l[$x];
    return $l;
    }

    fibonacci_seq(20);
    // Angka “20″ dapat diganti sesuai keinginan
    ?>

Kelebihan PHP Dari Bahasa Pemrograman Lain :

Beberapa kelebihan PHP dari bahasa pemrograman web, antara lain:

  1. Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.
  2. Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana – mana dari mulai apache, IIS, Lighttpd, hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah.
  3. Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis – milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.
  4. Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak.
  5. PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix, Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.

Tipe data

PHP memiliki 8 (delapan) tipe data yaitu :

  1. Integer
  2. Double
  3. Boolean
  4. String
  5. Object
  6. Array
  7. Null
  8. Nill
  9. Resource

Prinsip Kerja PHP

System kerja dari PHP diawali dengan permintaan yang berasal dari halaman website oleh browser. Berdasarkan URL atau alamat website dalam jaringan internet, browser akan menemukan sebuah alamat dari webserver, mengidentifikasi halaman yang dikehendaki, dan menyampaikan segala informasi yang dibutuhkan oleh webserver.

Selanjutnya webserver akan mencarikan berkas yang diminta dan menampilkan isinya di browser. Browser yang mendapatkan isinya segera menerjemahkan kode HTML dan menampilkannya.

Lalu bagaimana apabila yang dipanggil oleh user adalah halaman yang mengandung script PHP ? Pada prinsipnya sama dengan memanggil kode HTML, namun pada saat permintaan dikirim ke web-server, web-server akan memeriksa tipe file yang diminta user. Jika tipe file yang diminta adalah PHP, maka akan memeriksa isi script dari halaman PHP tersebut.

Apabila dalam file tersebut tidak mengandung script PHP, permintaan user akan langsung ditampilkan ke browser, namun jika dalam file tersebut mengandung script PHP, maka proses akan dilanjutkan ke modul PHP sebagai mesin yang menerjemahkan script-script PHP dan mengolah script tersebut, sehingga dapat dikonversikan ke kode-kode HTML lalu ditampilkan ke browser user.

selain itu dalam pembuatan website menggunakan PHP sekarang banyak sekali ditemui CMS :seperti Jomla, wordpress, Framework : seperti laravel, Codeigniter, YII, dan pasti semuanya menggunakan OOP. Jadi banyak hal yang bisa kita pelajari disini.

Untuk penjelasan detailnya akan datang di tutorial mengenai php selanjutnya. terima kasih.. ūüôā

Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/PHP

http://agiptek.com/index.php/php/101-php.html

Pngenalan Framework PHP

Framework secara sederhana adalah kumpulan dari fungsi/prosedur dan class untuk tujuan tertentu yang sudah siap digunakan sehingga bisa lebih mempermudah dan mempercepat pekerjaan seorang pemrograman, tanpa harus membuat fungsi atau class dari awal.
Ada beberapa alasan mengapa menggunakan Framework:

  1.  Mempercepat dan mempermudah pembangunan sebuah aplikasi web.
  2.  Relatif memudahkan dalam proses maintenance karena sudah ada pola tertentu dalam sebuah framework (dengan syarat programmer mengikuti pola standar yang ada)
  3. Umumnya framework menyediakan fasilitas-fasilitas yang umum dipakai sehingga kita tidak perlu membangun dari awal (misalnya validasi, ORM, pagination, multiple database, scaffolding, pengaturan session, error handling, dll
  4. Lebih bebas dalam pengembangan jika dibandingkan CMS

Bagi anda yang baru kali ini mendengar framework atau belajar, pasti merasa untuk apa si belajar seperti ini, buat website tanpa framework juga jadi, ga ribet juga. sama saya dulu seperti itu sudah nyaman dan terbiasa dengan cara saya dalam mebuat web tapi sungguh sebelum anda mencoba dan mempelajarinya sampai bisa jangan coment.. ntar nyesel.. hehe..

karena yang anda buat itu masih web kecil dan sederhana, tapi kalau web yang besar dan maintenance berkelanjutan.. repot,,, maka untuk menjadi lebih hebat dan menghasilkan karya yang lebih mntap.. mau tidak mau saran saya Kemampuan anda juga harus di UPGRADE, dan Framework ini salah satunya..

Dalam bahasa Inggris, framework berati kerangka kerja. Sementara secara harfiah, framework dapat diartikan sebagai sebuah tools atau alat yang berfungsi untuk membantu sebuah pekerjaan. Karena PHP adalah script untuk membuat website, maka framework PHP dalam kasus ini bisa diartikan sebagai alat yang berfungsi untuk mempermudah proses pembuatan sebuah website.  Lalu apa bedanya dengan Content Management System (CMS), seperti WordPress, Joomla!, dan sejenisnya?. Berikut saya jelaskan sedikit perbedaan CMS dengan framework.
CMS menawarkan sebuah management website yang lengkap, end-user friendly. Jika membangun website dengan sebuah Content Management System, maka kita tinggal menjalankan engine dari CMS itu saja. Kita sebagai pengembang tidak perlu lagi memikirkan proses coding, penyusunan logika, dan proses menulis kode program sendiri.

Lain soal saat kita memakai framework PHP. Saat kita memutuskan menggunakan framework sebagai pondasi proses pembuatan website, kita masih harus menulis kode, menyusun logika program. Bedanya, kode-kode yang kita tulis harus menyesuaikan dengan lingkungan framework yang kita gunakan. Kita harus menyesuaikan pattern-pattern (pola) yang sudah menjadi acuan dalam suatu framework. Ya, konsekuensi dari menggunakan framework adalah kita harus mempelajari lagi lingkungan pengembangan, aturan-aturan, dan pola pengkodean berdasarkan framework yang kita gunakan. Akan tetapi, hal tersebut dirasa wajar dan akan terbayar lunas setelah kita benar-benar menguasai dan bisa menggunakan framework tersebut.
Disamping menyediakan lingkungan pengembangan sendiri-sendiri, sebuah framework PHP juga menyediakan library fungsi yang disiapkan khusus, yang bisa pengembang gunakan untuk lebih memudahkan dalam pembuatan website dan aplikasi berbasis web. Jadi sat kita menggunakan framework, kita akan menemukan banyak kode dan fungsi-fungsi yang tidak biasa kita lihat pada saat kita membuat program sendiri. Fungsi-fungsi tersebut bukanlah fungsi-fungsi bawaan dari PHP, melainkan fungsi-fungsi yang khusus dibuat oleh pengembang framework masing-masing. Jumlahnya mungkin berbeda, dan gaya programingnya mungkin berbeda, tetapi kegunaannya hampir sama, yaitu mempermudah pengembang yang menggunakan framework tersebut.

Fungsi-fungsi yang terdapat pada masing-masing framework terkadang merupakan pengembangan atau penyesuaian dari fungsi asli PHP. Tujuannya agar lebih mudah digunakan atau agar lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna framework. Beberapa jenis framework PHP yang terkenal antara lain:

  1. Yii
    Menurut beberapa sumber, Yes it is! Framework merupakan framework paling banyak dipakai saat ini. Dan juga katanya ini adalah framework paling powerful. jujur, sebagai programer newbie, saya belum bisa memberi pendapat, hehe
  2. CodeIgniter
    Framework paling banyak komunitasnya di Indonesia. Dan paling mudah dipelajari, karena ddukungan User Guide yang lengkap dan rapi.
  3. ZendFramework
    Pengembangnya merupakan orang-orang yang membangun PHP itu sendiri.
  4. Cake PHP
    Kurang tau reviewnya, jarang membaca ulasannya. Lebih lengkap ke wikipedia ya, hehe
  5. Panada Framework
    Framework buatan anak Indonesia. Kurang tau spesifikasinya. Gogling sendiri ya.

Selain daftar framework di atas, sebenarnya masih banyak framework PHP bertebaran di internet. Tapi tidak semua mempunyai komunitas, user guide, dan lingkungan pemrograman yang sesuai denganbanyak orang. Jadi dalam memilih framework, sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan